Birokrasi bilang "ini demi menciptakan suasana kondusif" dan memudahkan polisi untuk menyelidiki kasus ini.
Kami setuju dengan keputusan ini, asalkan kebijakan yang lain diundurkan pula terkhusus mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir.
Seperti deadline pembayaran spp dan pengunduran waktu yudisium dan pendaftaran wisuda.
Sehingga ada ganti dari waktu yang terbuang selama dua minggu.
Di lain pihak kami tak boleh berkonsultasi selama 2 minggu di kampus.
Bagaimana bisa??ini tak adil pak birokrat....
Di lain pihak, bukan hanya kami yang menghadapi stress tapi orang tua kami juga yang mendesak untuk selesai secepatnya...
2 minggu seperti 2 tahun untuk kami.
nb : dalam keadaan stress berat dan tertekan menunggu kebijakan berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar